
Sektor minyak dan gas merupakan salah satu industri paling teregulasi di Indonesia. Perubahan kebijakan dari Kementerian ESDM dan SKK Migas seringkali berdampak signifikan terhadap operasional perusahaan.
Pelaku usaha perlu memantau perkembangan regulasi terkait skema gross split, cost recovery, kewajiban DMO, hingga isu transisi energi yang mulai mempengaruhi kontrak jangka panjang.
Pendampingan hukum yang proaktif dapat membantu perusahaan menyesuaikan kontrak eksisting dan memitigasi risiko kepatuhan.